Teman itu….

Posted: Februari 26, 2016 in Uncategorized

*Mungkin sebaiknya kita tahu

Satu, hanya teman terbaik yang berani bicara jelek tentang kita di hadapan kita, yang bisa berbeda pendapat, bilang salah jika itu memang salah. Jika dia hanya bicara manis selalu, setiap saat bilang iya, itu tidak selalu berarti kabar baik. Boleh jadi di belakang kita, dia bicara buruk.

Dua, hanya teman terbaik yang akan ada di sekitar kita, bahkan dalam situasi terburuk sekalipun. Rajin bertanya di saat susah, datang menemui saat kita sakit, dan situasi lainnya. Sementara teman palsu, dia bahkan mulai lupa saat kita tidak lagi kaya, populer, dsbgnya.

Tiga, hanya teman terbaik yang menolak memanfaatkan temannya. Dia tidak ingin ikut kaya, populer, mendapatkan pekerjaan karena temannya. Pertemanan baginya bukan kesempatan, melainkan respek, saling menghargai. Sebaliknya, teman KW, alias abal-abal, dia tidak tahu malu, memanfaatkan setiap sisi yang ada.

Empat, terakhir, jika kita ingin punya teman terbaik, maka mulailah menjadi orang yang baik. Sejarah mencatat, bahkan Nabi pun memiliki sahabat-sahabat sejati. Semakin baik kualitas seseorang, maka semakin baik pula teman yang dimilikinya. Jangan bertanya apakah orang lain bisa menjadi teman terbaik, tapi bertanyalah, apakah kita bisa menjadi teman terbaik tersebut.

*Tere Liye

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s