Ketika Passion tak Tercapai

Posted: Maret 4, 2013 in Motivasi

Masih saja ada rasa kecewa ketika mengingat bahwa aku tidak bisa menjalani suatu hal yang aku senangi (matematika) dan kini harus menghadapi kenyataan bahwa aku harus menjadi guru SD. Karena itulah aku berusaha menghibur diri dengan mengikuti program S2 Pendidikan Dasar dengan konsentrasi matematika SD. Dengan demikian aku masih ketemu dengan matematika.

Sebenarnya aku masih bertemu dengan matematika karena aku mengajar mata pelajaran matematika di bimbel NF. Akan tetapi ilmuku belum manjangkau soal2 soal snmptn matematika IPA dan simak UI. Betapa bodohnya aku. Itulah yang sering membuatku minder jika bertemu dengan para senior di matematika di NF yang pintar-pintar. Dan akhirnya aku meminta kepada staff penjadwalan di NF Bandung untuk memberikanku jenjang SD dan SMP saja. Dengan demikian aku tidak akan disibukkan dengan rasa was-was jika diberikan jadwal SMA kelas 12.

Ada hal yang menarik sejak aku tinggal di Bandung, yakni aku ingin masuk ITB. Kemarin aku melihat brosur magister ITB dan di sana ada jurusan pengajaran matematika di FMIPA ITB. Wah betapa berbinarnya mataku melihat tulisan itu. Langsung saja keesokan harinya kucari info di internet dan walaaaahhh,,, ternyata prodgram itu memang utk guru SMA yang ingin meningkatkan kemampuannya di bidang matematika. Tapi sayangnya program itu hanya untuk guru sekolah menengah berijazah sarjana yang telah memiliki pengalaman mengajar matematika, widyaiswara P4TK dan LPMP, serta dosen LPTK. Apakah aku bisa mengikutinya? Tapi aku sekarang harus menghadapi kenyataan bahwa aku ini berada di Pendidikan Dasar UPI. Baru semester 2 lho.. tapi kalau mau jujur passion aku itu matematika. Betapa seperti orang yang tersentrum tatkala aku melihat buku kumpulan soal dan rumus matematika, langsung mengambil dan membaca buku tersebut tanpa disuruh. Sungguh aku cinta matematika.

Tapi sayangnya aku tidak bisa untuk terjun ke bidang itu. Konsentrasiku terbagi untuk kuliah sehingga tidak bisa totalitas belajar dan meng-update kemampuan matematika. Namun, jurusan pengajaran matematika di ITB mengusik pikiranku kini. Di samping aku sedang galau ingin masuk ITB, eh ternyata ada jurusan pengajaran matematika untuk guru (yang kukira ITB tak akan ada jurusan tentang pendidikan). Rasanya aku ingin mengikuti tes masuk magister ITB (untuk coba-coba mengukur kemampuan saja) tapi pendaftarannya 400 ribu, mahal juga sih kalau cuma untuk coba-coba. Kalau tidak lulus Alhamdulillah, tapi kalau lulus aku pasti galau karena mau diambil gimana tapi kalo ga diambil ya sayang juga…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s