KENANGAN, AMBILLAH HIKMAH DARINYA

Posted: November 20, 2012 in Motivasi

 

Manusia itu takkan lepas dari tiga masa: masa lalu, masa sekarang, dan masa depan. Kenangan manusia itu didapat setelah ia melewati suatu masa yang kelak akan disebutnya sebagai masa lalu. Kenangan manusia tidaklah sama walaupun kejadian yang dialaminya sama. Contoh, ketika siswa mengenang masa lalu ketika duduk di bangku sekolah, maka akan muncul beragam cerita di dalamnya. Ada yang berupa kenangan baik maupun buruk. Tinggal dia memilih mau diapakan kenagan itu. Mau dilupakan, dikenang terus, ataukah diambil hikmah?

Di sini saya mencoba menyusuri bagaimanakah kenangan mempengaruhi kehidupan manusia di masa sekarang dan masa depannya. Islam sangat memperhatikan bagaimana manusia memanfaatkan waktu yang ada untuk melakukan hal-hal positif  baik dari dirinya sendiri maupun bagi lingkungan. Bahkan Allah pun bersumpah dengan nama waktu. Dan dalam surah Al-Ashr dikatakan bahwa manusia itu mengalami kerugian kecuali bagi ia yang melakukan kebajikan serta saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. Maka jika manusia melakukan hal-hal kebaikan, hal-hal positif maka ia akan mendapatkan kenangan yang indah. Sebaliknya jika manusia membiarkan dirinya larut dalam kesenangan duniawi semata maka ia kelak akan menuai pahitnya kenangan di masa lampau.

Namun, bukan berarti jika seseorang yang telah memiliki kenangan buruk lantas merasa hina dan tidak percaya diri bahkan menjadi rendah diri. Justru dengan adanya kenangan buruk itu kita berusaha memperbaiki diri. Ingatlah, Allah senantiasa membukakan “tangan”-Nya kepada hamba-hambaNya yang ingin mendekatiNya. Allah itu dekat, Allah itu Maha Pengampun, Maha Pengasih, Maha Penyayang untuk semua makhlukNya. Saya tekankan, KEPADA SEMUA MAKHLUKNYA, bukan hanya kepada umat muslim tapi SELURUH MANUSIA, baik muslim maupun kafir.

Namun, adanya kenangan baik di masa lampau bukan berarti kita berleha-leha menganggap dirinya sudah baik karena menghasilkan suatu kenangan baik yang mungkin berbekas di hatinya maupun di hati orang lain. Kenangan baik seharusnya mengingatkan kita kepada Kebesaran Allah karena IA lah yang mempunyai kuasa atas segala kejadian. Manusia hanay perlu meluruskan niat untuk menjadikan apa yang dilakukannya itu baik bagi semua orang. Ingat, sebaik-baik muslim adalah yang bermanfaat bagi muslim lainnya.

Maka tentukanlah apakah kita kelak akan menuai kenangan baik ataupun buruk.? Semua perbuatan kita akan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah. Dan kenangan yang buruk yang mungkin merupakan aib diri maka diperkenankan untuk tidak mempublishnya karena itu mengindikasikan bahwa Allah ingin menutupi aib kita. Lantas bagaimana cara menebus kenangan buruk itu? BERTOBATLAH. Maka Allah akan mengampuni dan berusahalah untuk tidak mengulang kejadian yang sama yang akan memberikan kenangan buruk bagi kita.

Semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa berusaha mengukir kenangan baik dalan sejarah hidup kita dan juga berusaha memperbaiki kenangan buruk yang akan dijadikan pelajaran di masa depan agar tidak terulang lagi J

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s